MUKADIMAH
Dengan Mengucap
Bismillahirohmanirrokhim…
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Bahwa Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila sebagai Dasar Negara telah menetapkan Indonesia sebagai negara hukum yang demokratis, berdaulat rakyat, dan menjunjung tinggi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Bahwa dalam perjalanan bangsa, telah terjadi berbagai penyimpangan terhadap cita-cita proklamasi dan garis demarkasi konstitusi, ditandai dengan melemahnya fungsi pengawasan, pembungkaman kritik, dan kebijakan yang menjauh dari nilai-nilai luhur Pancasila.
Bahwa Oposisi adalah Pilar Demokrasi yang Konstitusional, bukan musuh negara. Kritik adalah bentuk Cinta Tertinggi pada Ibu Pertiwi. Mengawasi jalannya pemerintahan adalah bagian dari Bela Negara.
Maka atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan didorong oleh keinginan luhur untuk mengembalikan Indonesia ke rel konstitusi, kami yang berhimpun dalam GERAKAN OPOSISI menyatakan diri:
- Berdiri tegak di bawah Panji – panji Pancasila dan UUD 1945.
- Menjadi kekuatan penyeimbang yang kritis, konstruktif, dan solutif.
- Mengawal dan MELURUSKAN JALAN INDONESIA Untuk INDONESIA KEMBALI KE GARIS DEMARKASI KONSTITUSI.
DEWAN NASIONAL GERAKAN OPOSISI
Presiden Dewan Nasional Gerakan:
SYUKUR MANDAR
Sekjend Dewan Nasional Gerakan:
URIP HARYANTO

